Senin, 12 Januari 2015

AGAMA DAN MASYARAKAT
review materi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Agama adalah sistem yang mengatur tata keimanan (kepercayaan) dan peribadatan kepada Tuhan Yang Mahakuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.

Menurut teori fungsional, masyarakat merupakan suatu sistem sosial, yang unsur-unsurnya saling mempengaruhi satu dengan lainnya. Perubahan salah satu bagian akan mempengaruhi bagian lain, yang akhirnya mempunyai dampak terhadap kondisi sistem secara keseluruhan

fungsi agama dilihat dari pemenuhan sebagian atau atau seluruh kebutuhan manusia :
1.inklusifitas,memandang agama sebagai aturan Tuhan yang sempurna untuk menjadi pedoman   hidup dunia dan akhirat
2.ekslusifitas,agama dipandang hanya berkaitan dengan masalah masalah akhirat

Menurut A.R  Radcliffe Brown fungsi fungsi dari kebanyakan pola pola sosial bukan harus ditelusuri dari kebutuhan masyarakat secara keseluruhan .Misalnya takut neraka atau mati ,tidak akan ada jika agama tidak mengajarkannya.Menurut fungsi agama bukan menghilangkan kecemasan ,tetapi malah menciptakan atau memperbesar kecemasan

Menurut Durkheim adalah suatu “sistem kepercayaan dan praktek yang telah dipersatukan yang berkaitan dengan hal-hal yang kudus kepercayaan-kepercayaan dan praktek-praktek yang bersatu menjadi suatu komunitas moral yang tunggal.” Dari definisi ini ada dua unsur yang penting, yang menjadi syarat sesuatu dapat disebut agama, yaitu “sifat kudus” dari agama dan “praktek-praktek ritual” dari agama. Agama tidak harus melibatkan adanya konsep mengenai suatu mahluk supranatural, tetapi agama tidak dapat melepaskan kedua unsur di atas, karena ia akan menjadi bukan agama lagi, ketika salah satu unsur tersebut terlepas. Di sini terlihat bahwa sesuatu dapat disebut agama bukan dilihat dari substansi isinya tetapi dari bentuknya, yang melibatkan dua ciri tersebut.


Menurut pendapat Hendro puspito, agama adalah suatu jenis sosial yang dibuat oleh penganut-penganutnya yang berproses pada kekuatan-kekuatan non-empiris yang dipercayainya dan didayagunakannya untuk mencapai keselamatan bagi mereka dan masyarakat luas umumya. Dalam kamus sosiologi, pengertian agama ada 3 macam yaitu:
1.      Kepercayaan pada hal-hal yang spiritual
2.      Perangkat kepercayaan dan praktek-praktek spiritual yang dianggap sebagai tujuan tersendiri
3.      Ideologi mengenai hal-hal yang bersifat supranatural

Menurut Brown, agama juga berfungsi untuk mencegah perilaku yang menyimpang. Pada kebanyakan masyarakat, di samping sangsi formal sebagai kontrol masyarakat, agama berperan juga sebagai pengendali masyarakat. Pada masyarakat-masyarakat yang bersahaja, bahkan penyimpangan terhadap norma-norma agama merupakan hal yang tabu. Keadaan yang sama juga berlaku bagi orang yang taat beragama, yaitu pantang baginya untuk melanggar norma-norma agamanya.

 PENGALAMAN POSITIF

Di lingkungan saya dibulan ramadhan kita biasanya mengadakan pengumpulan ta'jil di mesjid dari warga warga yang mampu dan mengundang warga tidak mampu untuk berbuka puasa bersama di mesjid ,dan untuk agama nonmuslim pada bulan ramadhan mereka sangat menghargai kita yang beragama muslim ,pada pagi sampai siang hari warga non muslim yang berjualan makan akan menutup toko makanannya sebagai bentuk penghargaan kepada warga muslim yang sedang berpuasa


sumber :
 http://id.wikipedia.org/wiki/Agama
 http://bennydaniarsa.blog.fisip.uns.ac.id/2011/03/13/agama-dan-masyarakat/